Lisensi Microsoft Client Access License Suite

Microsoft menawarkan dua lisensi Microsoft Client Access License Suites, lisensi Microsoft Core CAL Suite, dan lisensi Microsoft Enterprise CAL Suite, yang menyediakan hak akses ke sejumlah produk server dan layanan online. Enterprise CAL Suite mencakup semua komponen Core CAL Suite. Ini berarti pelanggan yang tertarik dengan komponen yang terdapat di Enterprise CAL Suite tidak perlu melisensikan Core CAL Suite dan Enterprise CAL Suite. Pelanggan dapat memperoleh dimulainya Enterprise CAL Suite atau sebagai lisensi tambahan dari Core CAL Suite.

 

CAL Suite adalah satu lisensi yang memberikan hak penggunaan yang setara dengan beberapa lisensi. Seperti CAL lainnya, CAL Suites dapat dilisensikan baik per Device maupun per User. CAL Suites menyederhanakan perizinan dan pelacakan dengan mengurangi jumlah lisensi yang diperlukan untuk mengakses server Microsoft. CAL Suites juga dapat memberikan harga yang lebih menarik daripada memberi lisensi komponen setara satu per satu. Namun, karena CAL suite adalah satu kesatuan maka masing – masing CAL yang terdapat didalamnya tidak dapat dibagi di antara lebih dari satu Device atau User.

 

 

Penggunaan CAL Suites

CAL Suites terkadang memberikan hak penggunaan yang setara dengan lisensi yang bukan CALs. Misalnya, Enterprise CAL Suite memberikan hak atas beberapa produk server manajemen dan beberapa langganan layanan online. Dalam semua kasus, di bawah CAL Suite, hak penggunaan pelanggan sehubungan dengan produk atau layanan online tertentu sama seperti jika komponen itu dilisensikan secara terpisah. Satu-satunya pengecualian adalah bahwa pilihan per pengguna dan per-perangkat tersedia di CAL Suites meskipun kedua opsi tersebut tidak tersedia di luar suite. Misalnya, Microsoft System Center Configuration Manager 2012 memiliki hak penggunaan per perangkat sebagai bagian dari Core CAL Suite dan Enterprise CAL Suite, meskipun ditawarkan dengan lisensi lingkungan sistem per operasi secara individual.

 

 

CAL Suites tidak memiliki versi, dikarenakan masing – masing CAL dapat berubah versinya di saat yang tidak bersamaan,  sehingga CAL Suites hanya ditawarkan dengan Software Assurance, dan karenanya memberi konsumen hak untuk menggunakan versi terbaru dari setiap produk di suite ini. Jika customer tidak memperpanjang Sofwtare Assurance nya maka hak penggunaan versinya ditentukan oleh versi terbaru produk yang berlaku sampai masa Sofwtare Assurance berakhir. Misalnya jika Sofwtare Assurance untuk Core CAL Suite kadaluarsa pada tanggal 1 Desember 2017, pelanggan memiliki hak perpetual dengan komponen Core CAL Suite versi terbaru sejak tanggal tersebut. Pelanggan ini tidak memiliki hak atas versi komponen yang dirilis setelah 1 Desember 2017, atau produk ditambahkan ke CAL Suite setelah tanggal tersebut. Perhatikan bahwa komponen berlangganan dari CAL suite akan kedaluwarsa jika Software Assurance tidak diperpanjang.

 

Tipe CAL Suites

Core CAL Suite terdiri dari :

  • Windows Server CAL
  • SharePoint Server Standard CAL
  • Exchange Server Standard CAL
  • System Center Configuration Manager Client Management License
  • System Center Endpoint Protection Client Management License
  • Skype for Business Server Standard CAL

 

Enterprise CAL Suite terdiri dari :

  • Semua komponen Core CAL Suite
  • Exchange Server Enterprise CAL with Services*
  • Exchange Online with Archiving for Exchange Server
  • SharePoint Server Enterprise CAL
  • Skype for Business Server Enterprise CAL
  • Windows Server Active Directory Rights Management Services CAL
  • Advanced Threat Analytics Client Management License
    *)Termasuk Data Loss Prevention and Exchange Online Protection

Lisensi Microsoft OEM

Pada post kali ini saya akan membahas lisensi Microsoft OEM. OEM (Original Equipment Manufacturer) ditujukan untuk penjualan lisensi Microsoft yang harus disatukan bersamaan dengan penjualan device baru dan dalam bentuk pre-installed. Lisensi Microsoft OEM hanya mengijinkan pengguna menggunakan perangkat lunak yang terlisensi dalam bentuk OEM dengan device yang datang bersamaan dengan perangkat lunak tersebut, dalam arti lain lisensi perangkat lunak tersebut tidak diperbolehkan untuk dipindahkan ke device lain. Lisensi OEM juga tidak boleh dijual terpisah atau tidak bersamaan dengan device baru.

Bukti kepemilikan OEM adalah pada COA (Certificate Of Authenticity) yang melekat pada device yang dipasangkan perangkat lunaknya. Label COA disertakan pada setiap lisensi perangkat lunak. Untuk perangkat lunak yang pre-installed pada device baru, label COA harus ditempelkan oleh system builder di device yang dijual. Label COA juga berisi product key, yang akan diperlukan dalam proses pemasangan atau pemasangan ulang perangkat lunak tersebut. Label COA harus didistribusikan sebagai bagian dari lisensi System Builder perangkat lunak secara lengkap, yang juga
termasuk CD instalasi asli (berhologram) dan dokumentasi. COA bukanlah lisensi perangkat lunak. COA adalah alat bantu visual yang membantu dalam menentukan apakah perangkat lunak yang terpasang adalah asli atau tidak. Sebuah COA tidak boleh dibeli, dijual atau didistribusikan dengan sendirinya tanpa perangkat lunak yang harus dibuktikan keasliannya. Label COA tidak dapat didistribusikan sebagai satu bagian terpisah. Harap diperhatikan bahwa label COA jangan sampai hilang, robek atau rusak karena dapat menyebabkan hilangnya bukti kepemilikan anda.

COA Label

Lisensi Microsoft OEM COA Label

OEM Windows

Lisensi Microsoft OEM Windows COA Label

Aturan dan Batasan Lisensi Microsoft OEM

License Transfers
Lisensi OEM tidak diperbolehkan dipindahkan ke perangkat yang lain, meskipun perangkat awal nya sudah tidak dipakai lagi atau software nya sudah tidak digunakan lagi. Lisensi OEM mengikat pada perangkat dimana lisensi tersebut dipasang.

Re-imaging
Re-imaging adalah salah satu fitur pada Microsoft Volume Licensing Agreement, pelanggan yang memiliki Volume Licensing Agreement dapat melakukan re-image untuk semua software yang dia miliki (termasuk Microsoft OEM Software) menggunakan media Volume Licensing. Hasil re-imaged dari media Volume Licensing harus identic dengan produk berlisensi yang asli (produk dengan versi yang sama, memiliki komponen yang sama dan harus dalam Bahasa yang sama). Pelanggan harus membeli minimal 1 license dari produk yang dibutuhkan untuk di lakukan re-image untuk mendapatkan media kit dan produk key nya. Media kit dari Volume Licenseing harus digunakan untuk melakukan re-image, tidak diperbolehkan menggunakan media kit OEM.

Hardware Replacement
Motheboard merupakan komponen yang menentukan apakah diperlukan lisensi OEM baru. Setiap terjadi upgrade atau pergantian motherboard maka dibutuhkan lisensi OEM baru.

Downgrade Rights
Mengenai downgrade rights anda dapat melihat informasi lebih lengkap pada post saya yang lain.

Apa Itu Lisensi?

Apa itu lisensi?

Lisensi (di sini kita berbicara mengenai lisensi software / software licensing) adalah suatu hak legal dimana kita dapat melakukan peng-install-an suatu software pada suatu hardware, penggunaan software tersebut, melakukan akses terhadap software tersebut, menjalankan software tersebut dan berinteraksi dengan software tersebut. Jadi jika kita sudah secara resmi memiliki suatu lisensi yang legal maka kita dapat melakukan beberapa hal di atas terhadap suatu software.

Microsoft pada dasarnya menjual kepada kita adalah Lisensi / Hak untuk kita bisa menggunakan produk – produk milik Microsoft. Contohnya adalah anda datang ke toko, kemudian membeli Windows 10 Home, yang sebenarnya anda beli bukanlah program Windows 10 Homenya, tetapi HAK untuk memakai Windows 10 home. Sehingga kita sebagai pembeli harus mentaati aturan – aturan yang diberikan oleh Microsoft sebagai pemilik produk tersebut yang dicantumkan di dalam EULA (End User License Agreement), EULA menyatakan bahwa pengguna oleh menggunakan perangkat lunak ini dengan syarat ia harus setuju untuk tidak melanggar semua larangan yang tercantum pada EULA tersebut. EULA di dalam Microsoft sendiri memiliki beberapa nama, untuk produk retail OEM adalah Microsoft Software License Terms, untuk produk retail FPP adalah Retail Software License Terms dan untuk Volume License Agreement menggunakan Product Terms.

Jenis – Jenis Pembajakan

lisensi
Pembajakan atau penggunaan piranti lunak yang tidak memenuhi syarat, bukan hanya sebatas
ketika dilakukan penggandaan atau memperbanyak suatu software kemudian disebar luaskan
dengan berbagai macam cara. Berikut adalah beberapa hal yang harus diwaspadai dalam melakukan
proses installasi atau penggunaan software Microsoft yang termasuk dalam kategori pembajakan :

  • End User Copying Kegiatan ini adalah dengan cara melakukan penggandaan atau memperbanyak perangkat lunak tanpa disertai dengan lisensi yang sah. Dalam hal ini ketika dilakukan proses memperbanyak perangkat lunak melebih jumlah lisensi yang dimiliki.
  • Hard Disk Loading Kegiatan ini dilakukan oleh system builder dengan cara melakukan penggandaan dari satu lisensi yang sah, kemudian lisensi itu digandakan dan dipasangkan ke dalam harddisk dari PC / Notebook / Server secara tidak sah dan kemudian PC / Notebook / Server yang telah dipasangkan tersebut dijual. Dalam kasus ini penjualan tidak disertai dengan media dan dokumentasi pendukung yang sah.
  •  Counterfeiting Kegiatan ini dilakukan dengan cara membajak piranti lunak dan membuat kemasan piranti lunak tiruan dan kemudian menjualnya sebagai barang asli. Penjualan yang dilakukan dari hasil pembajakan ini tidak disertai dengan media dan dokumentasi pendukung yang sah.
  • Internet Piracy Kegiatan ini menggunakan media internet untuk melakukan proses distribusi, penjualan, pengiklanan dari piranti lunak yang telah dibajak.
  • Mischanneling Kegiatan ini adalah proses menjual piranti lunak ke pasar dengan menggunakan lisensi yang ditujukan kepada golongan tertentu (pemerintahan, lembaga akademik, lembaga non profit) ke pihak lain yang tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh ketentuan lisensi tersebut.